Some people feel the rain. Others just get wet

Telunjukmu lurus mengaku dia satu-satunya…
Saat dia ingin tiupkan pelengkap jasadmu itu, engkau pernah bersumpah…
Hari ini berkolan sudah engkau tunaikan…
Di samping sisi yang diselit dengan alpamu, semoga engkau menginsafinya…
Itu lumrah manusia punya jiwa yang boleh putih boleh kotor…
Itu akal mengiring iman atau nafsu kerajaan hati, sama ada satu… atau terkadang bergilir antaranya…

Oleh itu insan…
Jangan kau tangisi hidupmu ini…
Malah jangan kau soalkan itu ini jalan apa kau harungi…
Sedang teman lain bersorak terkinja melambung-lambung yang ada atas tangan mereka…
Kerana engkau insan kudus, yang punya jiwa yang suci…
Jangan kau kesalkan…
Aku di sini pasti telapak kerdilmu itu akan menatang suatu cahaya yang anugerah…
Yang hanya perlu dirimu itu insan…
Syukurlah…
Bersabarlah…
Pinta mu akan dia makbul…
Tidak perlu ganding-gandingan…
Tidak perlu banding-bandingan…
Ibarat yang jadi sebut-sebutanmu… Masamu akan tiba nanti…

Wajah manismu pasti bergemerlapan…
Hati putihmu pasti tangani satu-satu… buruan yang disusup…
Engkau dorong tubuh maju sekalian bawaan-bawaannya…
Diizinkanlah mudah-mudahan

Sabar sayang sabarlah…
Aku di sini pasti melihatmu insan kudus oh hamba insani…
Dirimu pasti dirahmati…
Pasti-pasti hatimu akan gembira…
Sabarlah dengan rasa yang penuh bersyukur ya Habibi…
Aku sentiasa mengiringi…

Azim Shah, October 8, 2009

memories 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s